" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 22 Oktober 2015

Penanganan Dini yang Komprehensif Cegah Komplikasi Diabetes Melitus



Penanganan terhadap penderita Diabetes Mellitus (DM), selama ini ternyata masih terfokus pada kadar gula dalam darah saja. Padahal, pengobatan DM yang tidak ditangani secara benar sangat berpotensi merusak organ-organ tubuh lain (komplikasi), yang bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Diabetes Mellitus (DM) atau dikalangan masyarakat luas lebih dikenal dengan penyakit kencing manis adalah salah satu penyakit yang belum dapat di sembuhkan secara total hingga kini. Padahal, penyakit yang diakibatkan meningkatnya kadar gula (glukosa) dalam darah ini dapat merusak sel-sel otot organ tubuh lain, seperi jantung, ginjal, mata, saraf, dan otot lainnya (kom plikasi). Jika tertangani dengan baik, DM bisa mencegah penderitanya dari dampak fatal yang akan terjadi.

Therapy penyembuhan yang terbilang efisien untuk penderita DM umumnya dikerjakan dengan jalan mengontrol kandungan gula darah dengan cara terartur serta mengaplikasikan aksi pencegahan komplikasi DM dengan cara terpadu, seperti diet serta berolahraga yang teratur. Tetapi pola penyembuhan untuk penderita DM tidak cukup cuma dengan turunkan kandungan gula dalam darah saja. Penyembuhannya mesti dikerjakan dengan cara komprehensif serta holistik mulai sejak awal untuk menghindar munculnya komplikasi penyakit lain yang dapat meneror jiwa penderita. Satu diantaranya dengan memerhatikan serta mengawasi proses masuknya kandungan gula ke beberapa sel tubuh lain, hingga beberapa sel itu bisa kembali normal serta me ngurangi kemungkinan munculnya komplikasi.

Soalnya, hampir sebagian besar penderita DM meninggal dunia karena penyakit komplikasi yang ditimbulkannya, seperti gagal ginjal, serangan jantung dan lainnya. Jadi, selama kadar gula masih dapat dikontrol dan komplikasi juga dapat segera di atasi, harap an hidup pasien diabetes akan lebih lama. Pasien bisa terhindar dari komplikasi lebih dari lima tahun.

Pemberian suntikan insulin terhadap pasien DM selama ini memang dijadikan tindakan pengobatan terakhir oleh para dokter karena dikhawatirkan akan membuat pasien menjadi ketergantu ng an kepada obat seumur hidup. Insulin baru akan diberikan jika pengobatan secara oral dianggap sudah tak mampu mengontrol kadar gula dalam darah.