" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Senin, 19 Oktober 2015

Kenali Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Diabetes Insipidus



Diabetes Insipidus adalah satu kelainan yang disebabkan kurangnya hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus terlalu berlebih (polidipsi) serta air seni yang amat encer (poliuri). Hormon antidiuretik (vasopresin) ialah hormon yang bisa menghindari produksi urin yang terlalu berlebih dengan cara alami. Hormon ini di produksi di hipotalamus kemudian disimpan serta dilepaskan ke aliran darah oleh hipofisa posterior.

Diabetes insipidus pun dapat berlangsung apabila kandungan hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tak merespon baik pada hormon ini.

Penyebab

Diabetes insipidus bisa dikarenakan oleh berbagai hal :
Ada tumor
Kelainan tugas pada hipotalamus serta produksi hormon antidiuretik yang terlampau sedikit
Tidak berhasilnya kelenjar hipofisa melepas hormon antidiuretik ke aliran darah
Cedera otak terlebih disebabkan patah tulang di alas tengkorak
Rusaknya hipotalamus ataupun kelenjar hipofisa disebabkan pembedahan
Histiositosis X
Sarkoidosis atau juga tuberkulosis
Aneurisma atau pun penyumbatan arteri yang menuju ke otak
Berbagai bentuk ensefalitis atau pula meningitis


Gejala

Diabetes insipidus dapat nampak dengan cara perlahan-lahan maupun mendadak pada semua umur. Gejala yang kerap diperlihatkan penyakit ini ialah rasa haus serta pengeluaran urin yang terlalu berlebih. Umumnya pengidap buang air kecil dalam jumlah yang banyak terutma waktu malam hari.

Untuk menukar cairan yang hilang lewat urin, pengidap dapat mengkonsumsi cairan sejumlah 3, 8-38 L /hari. Pengidap bakal merasakan dehidrasi yang menyebabkan syok serta tekanan darah rendah apabila mengkonsumsi cairan tak tercukupi.

Pengobatan

Pengobatan diabetes insipidus dilaksanakan berdasar pada pemicunya. Vasopresin ataupun desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) dapat diberikan selaku obat semprot hidung bekali-kali dalam satu hari untuk menjaga pengeluaran air kemih yang normal. Sayangnya, bila dikonsumsi terlampau banyak, obat ini dapat menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan, atau juga masalah yang lain.

Pada pengidap yang bakal melakukan pembedahan ataupun tak sadarkan diri maka dapat diberikan suntikan hormon antidiuretik. Kadangkala, penyakit ini dapat dikontrol dengan obat-obatan yang menstimulasi pembangunan hormon antidiuretik, seperti klofibrat, karbamazepin, klorpropamid serta beragam diuretik (tiazid). Namun obat-obat ini tak dapat mengurangi tanda-tanda dengan cara keseluruhan pada diabetes insipidus yang akut.