" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 10 Oktober 2015

Foto Syur Artis Indonesia di Kolam Renang



Foto Syur Artis Indonesia di Kolam Renang
Mon, 7 April 2008 19:26 - | Dibaca 6.695 kali | Bidang wanita
Assalamu 'alaikum.wr.wb
Saya pernah melihat di acara infotaintment, ada artis kita yang fotonya tersebar di internet dengan pose busana minim.
Ketika diwawancarai, ternyata artis itu tidak menampiknya dan malah santai saja bahwa fotonya beredar di internet. Alasannya begini, "Lho, kenapa harus marah, toh saya difoto berpakaian itu karena sesuai tempatnya, yaitu saat liburan dengan keluarga di sebuah kolam renang. Saya tohmemang sedang di kolam renang, jadi wajar dong kalau saya lagi pakai pakaian renang."
Padahal ustadz, di foto itu dia bersama beberapa laki-laki. Eh ternyata alasannya seolah masuk akal juga. Dia berkilah, "Saya itu berfoto itu bukan sama siapa-siapa, para cowok itu kan sebenarnya sepupu saya sendiri kok, bukan orang lain."
Lah, iki piye toh ustadz..? Mohon pencerahan. Syukron
Wassalam

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Memang sangat patut disayangkan jawaban berbau apologia seperti itu. Sebab yang namanya foto, tidak ada istilah pribadi atau tidak pribadi. Siapa yang bisa membedakan antara foto pribadi atau tidak pribadi.

Karena pada hakikatnya seorang wanita memang tidak boleh menampakkan auratnya, apalagi hanya berpakaian bikini atau pakaian renang saja. Pada dasarnya, dia memang tidak bisa berkilah bahwa karena lokasinya di kolom renang, lalu foto itu menjadi wajar.

Kadang-kadang jawaban-jawaban seperti ini yang perlu kita sesali, karena jelas sekali jawaban seperti ini sangat mengada-ada. Mana bisa foto dengan pakaian minim itu bisa dianggap boleh dan wajar, karena diambil di kolam renang yang dianggap wajar bila orang pakai bikini.
Kalau 'logika wajar' karena lokasi seperti ini mau dipakai, berarti kalau kebetulan sedang berada di pantai yang banyak bule lagi bugil, maka apakah berpose bugiljadi boleh hukumnya? Karena dianggap sesuai dengan suasanya?Tentu logika sesat seperti ini tidak bisa diterima, karena ini adalah logika yangterbalik.
Yang benar, bila seorang wanita mau membuka auratnya di kolam renang pribadi, di mana dijamin tempat itu tidak ada laki-laki yang bukan mahram, hukumnya memang boleh. Tapi tidak boleh ada cerita pakai difoto segala. Karena sekali ada jepretan kamera, tidak pernah ada jaminan bahwa foto itu tidak jatuh ke tangan yang salah.
Apalagi kita hidup di zaman digital yang sangat mudah sekali melakukan pengkopian. Maka mengambil potret dalam keadaan terbuka aurat, meski pengambilan itu di tempat yang tersembunyi sekalipun, tetap tidak bisa dibenarkan.
Berpose Minim Busana Bersama dengan Sepupu
Anda katakan bahwa artis itu membela diri bahwa dia tidak berpose bersama orang lain, seperti pacar atau cowok mana. Tapi dia mengaku bahwa foto itu wajar karena dia hanya berpose dengan keluarga sendiri, yaitu para sepupunya.
Dan karena hanya dengan sepupunya, maka seolah ingin dikesankan bahwa hal itu wajar dan boleh. Setidaknya itulah maksud si artis mengatakan hal itu.
Tapi kalau kita kembalikan kepada syariah Islam, tentu saja sepupu itu bukan mahram. Saudara sepupu laki-laki adalah termasuk orang ajnabi (asing) yang kepada mereka seorang wanita tetap diharamkan menampakkan aurat, atau berduaan, apalagi sampai masuk kolam renang bersama-sama, pakai berfoto segala lagi.
Maka hal ini jelas tidak bisa diterima dalam pandangan syariah Islam, dan pembelaan seperti itu bukan apa-apa, tapi jelas menyesatkan.
Gaya hidup para artis yang sering kita lihat wajahnya di TV memang seringkali mudah diselewengkan. Dengan seribu satu alasan, mereka mudah sekali terjebak dengan keadaan yang pada hakikatnya menyalahi syariah. Sayangnya, pengetahuan agama yang minim, ditambah arus hedonisme yang sangat kuat, sehingga artis yang istiqamah dengan agama malah bisa dihitung dengan jari sebelah tangan.
Selebihnya?
Kita sangat menyayangkan kalau mereka terbawa arus hedonisme liar, di mana mereka dengan mudahnya menabrak rambu syariah. Mulai dari pergaulan bebas, minuman bahkan sampai ke narkoba. Semua itu dengan mudahnya merasuki gaya hidup mereka. Dan termasuk di dalamnya, mudah sekali mereka berpakain yang 'menyesuaikan lingkungan'.
Satu lagi penyakit artis itu, yaitu mereka sangat patuh kepada 'tuntutan skenario'. Seolah kalau sudah bisa buka aurat, asalkan ada alasan kecil seperti 'tuntutan skenario', maka dengan ikhlasnya mereka akan memelorotkan pakaiannya, tidak peduli lagi adanya aturan hukum agama yang melarang seseorang menampakkan auratnya.
Jadi berpose memakai bikini biar bagaimana pun tetap haram. Tidak ada istilah bahwa foto itu diambil pada suatu momen pribadi. Apalagi yang dikatakan momen pribadi itu ternyata masuk kolam renang dengan laki-laki asing yang jadi sepupu, jelas sekali itu menyalahi agama.
Semoga umat Islam tidak mudah terkecoh dengan alibi dan jawaban yang dicari-cari dan dibuat-buat seperti itu. Dan semoga yang bersangkutan semakin menyadari bahwa tindakannya itu tidak bisa dibenarkan dalam pandangan agama mana pun.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc