" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 22 Oktober 2015

DM (Diabetes Mellitus) Di Usia Lanjut




Penderita diabetes mellitus (DM) yang sudah masuk saat lansia (Lanjut usia), amat utama untuk lakukan kegiatan basic. Terlebih melatih otot-otot pernapasan. Pasalnya, Lanjut usia penderita DM, umumnya amat rawan pada infeksi.

Ambillah satu misal, infeksi pada saluran napas, sesaat otot-ototnya lemah. Nah, dia tak bakal dapat batuk –untuk menge
luarkan dahak— hingga berlangsung retensi dahak. Ini beresiko. Lantaran cairan bakal menumpuk serta menyumbat saluran napas, hingga dapat mengakibatkan sesak. Namun, bila ia punya kebiasaan melatih otot-otot pernapasannya, jadi automatis dapat buang dahak dengan jalan batuk yang benar.

Melebihi itu, seluruh otot-otot mesti dilatih dengan cara teratur, atau umum dikatakan RoM (Range of Movement). Seluruh otot, dari mulai ujung kaki serta sendi mesti digerakkan dengan cara aktif. Malas menggerakkan otot-otot serta sendi bakal me ngakibatkan aliran darah jadi lambat. Punya kebiasaan statis serta pada akhirnya menyumbat. Bila penyumbatan itu berlangsung pada pembuluh darah otak, jadi dia bakal gampang terserang stroke. Bila di pembuluh darah yang menuju ke jantung, jadi dapat berlangsung jantung coroner, dan sebagainya.

Benar. Lanjut usia penderita DM biasanya tampak malas. Hal semacam itu adalah tanda-tanda dari keadaan tubuh yang kurang cairan. Salah satu dampak dari penyakit diabetes ialah frekwensi buang air kecil (BAK) yang cukup tinggi (condong kerap kencing). Kondisi ini, umumnya bakal bikin Lanjut usia penderita DM malas minum, lantaran malas kerap sering ke belakang, atau takut ngompol.

Walau sebenarnya efeknya cukup berat, dia bakal kekurangan cairan yang membuatnya lemas serta condong tidur (tampak malas). Oleh karena itu diperlukan edukasi yang benar supaya mereka tak kekurangan cairan, ingin bergerak serta melatih otot ototnya.

Deteksi Awal Tanda-tanda Komplikasi Dengan cara Mandiri :
Kesemutan pada penderita DM, kesemutan dapat adalah sinyal awal komplikasi pada saraf (tanda-tanda neuropati diabetik)
Pandangan kabur, apabila memperhatikan sinar ada hollow- adalah sinyal/tanda-tanda komplikasi pada mata.
Gigi yang goyang berkali-kali adalah sinyal komplikasi pada tulang riskan
Sesak saat beraktifitas (naik tangga) tunjukkan sinyal komplikasi pada jantung.
Kencing yang amat berbusa dapat adalah salah satu sinyal komplikasi ginjal
Kaki bengkak - sinyal komplikasi pada pembuluh darah di kaki
Disfungsi ereksi – sinyal komplikasi saraf serta pembuluh darah di penis.