" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 23 Oktober 2015

5 Jenis Tanaman Herbal Sebagai Obat Antidiabetes Alami



Berbagai tanaman obat di ketahui mempunyai manfaat turunkan kandungan gula darah. Bahan alam itu bisa diberikan pada pasien diabetes untuk turunkan serta melindungi kandungan gula darah supaya terus normal.

Mengkudu (Morinda citrifolia)
Buah yang berupa bulat lonjong serta mempunyai lubang di seputar permukaannya ini memanglah telah tak asing lagi untuk orang-orang peramu ataupun pemakai jamu tradisional. Buah yang di kenal dengan nama pace atau mungkin buah Noni ini banyak dipakai untuk menyembuhkan beragam jenis penyakit, terhitung penyakit diabetes.
Manfaat yang lain, tekanan darah tinggi, menangani lesu, sakit jantung, persoalan pencernaan, kanker, kegemukan, lemah konsentrasi dan depresi.
Beberapa bahan alami yang terdapat didalam buah ini kebanyakan berbentuk asam amino esensial, yang oleh tubuh kita amat dibutuhkan. Kecuali itu, terdapat protein, vitamin, zat besi, magnesium, karbonat, enzim, dan berbagai asam serta basa.
Walau telah banyak di jual sari buah mengkudu dalam bentuk kapsul, tetapi dengan cara empiris, orang-orang tradisional memproses mengkudu cuma dengan diperas, lantas di ambil airnya saja atau mungkin di buat minuman juice.

Daun Salam (Sizygium polyanthum)
Salam umumnya ditanam untuk di ambil daunnya semacam pelengkap bumbu dapur. Sedangkan kulit pohonnya dipakai semacam bahan pewarna jala atau mungkin anyaman bambu.
Bau harum pada salam dikarenakan minyak atsiri yang terdapat di dalamnya yang disebut kombinasi dari senyawa eugenol, sitral, serta metilkhavikol. Kecuali itu, pula memiliki kandungan senyawa tanin yang berbentuk astringen (berikan rasa kelat) serta flavonoid yang bermanfaat anti-oksidan. Daun salam pula diakui bisa turunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), radang lambung, diare, pula nyeri sendi disebabkan keunggulan asam urat.
Untuk ramuan diabetes, bersihkan 7-15 lembar daun salam fresh, lantas rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Sesudah dingin, saring, lantas minum air saringannya sebelum saat makan. Kerjakan satu hari 2 kali.
Resep lain, rebus semasing 5 gr daun salam serta sambiloto dengan 100 ml air. Minum ramuan ini satu hari satu kali. Atau mungkin, rebus 10 lembar daun salam serta 30 gr daun ceplukan dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml air. Saring serta minum airnya pada saat hangat.

Pare (Momordica charantia)
Dengan cara tradisional, pare sudah dipakai semacam obat untuk penyakit diabetes. Berbagai riset ilmiah sudah menunjukkan bahwasanya ekstrak tanaman ataupun juice buah pare yang belum masak bisa turunkan kandungan gula darah.
Kharantin, adalah senyawa aktif dari pare yang bermanfaat turunkan kandungan gula darah. Pare pula memiliki kandungan senyawa polipeptida-P, yang bisa turunkan kandungan gula darah apabila disuntikan pada pasien diabetes jenis I. Pemberian juice pare sejumlah 50-60 ml pula menyajikan hasil yang baik pada uji klinik.
Konsumsi 1 buah pare yang kecil, atau mungkin minum 50 ml juice fresh buah pare satu hari sekali. Butuh dicermati, pemakaian juice pare terlalu berlebih bisa mengakibatkan sakit perut serta diare. Hati-hati pula pemakaian juice pare pada pasien diabetes yang konsumsi obat hipoglikemik atau mungkin insulin.

Bawang Merah serta Bawang Putih (Allium cepa serta Allium sativum)
Bawang merah serta bawang putih juga nyatanya bisa turunkan kandungan gula darah pasien diabetes. Senyawa aktif intinya ialah alil propel disulfida (APDS) serta dialil disulfida oksida (allicin), pula senyawa kelompok flavonoid. APDS 125 mg/kg BB manusia serta allicin 100 mg/kg, dengan cara ilmiah telah dapat dibuktikan memiliki dampak hipoglikemik.
Keuntungan lain, dampaknya pada kardiovaskuler (pembuluh darah jantung). Kecuali itu, bisa turunkan kandungan lemak, menghindar agregasi platelet, serta antihipertensi. Jadi, disarankan untuk pasien diabetes yang kerapkali alami komplikasi jantung, cholesterol, serta hipertensi.
Konsumsi bawang merah atau mungkin bawang putih 25-200 gr /hari bisa turunkan kandungan glukosa darah.

Kelabat (Trigonella foenum-graecum)
Untuk orang pemula, tanaman ini barangkali masih asing. Tetapi, untuk peramu jamu, ini ialah satu diantara bahan yang banyak dipakai dalam ramuan jamu mereka. Umumnya, untuk menyembuhkan konstipasi serta masalah pencernaan. Biji kelabat pula dipakai untuk menangani cholesterol tinggi serta aterosklerosis.
Biji kelabat telah dapat dibuktikan dengan cara ilmiah serta uji klinik dalam turunkan kandungan gula darah. Bahan aktif yang bermanfaat antidiabetes ialah senyawa alkaloid trigonelin, asam nikotinat, serta kumarin.
Cukup konsumsi 5-30 gr biji kelabat, 3 kali satu hari sesudah makan. Konsumsi melebihi 100 gr dalam satu hari bisa mengakibatkan masalah pencernaan serta muntah.