" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 26 September 2015

Mukjizat Sunnah Fitrah


Terapi Sunnah Fitrah


“Sunnah fitrah ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku dan memendekkan kumis.’ (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasai, Abu Daud, Ibnu Majah, Imam Ahmad, dan Imam Malik). 

Khitan 


Khitan secara bahasa ialah memotong. Secara terminologis artinya memotong kulit yang menutupi alat kelamin lelaki. Dalam bahasa Arab khitan juga digunakan sebagai nama lain alat kelamin lelaki dan perempuan.


Fakta ilmiah:


Seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran bahwa khitan mempunyai faedah bagi kesehatan tubuh karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, kuman, najis dan bau yang tidak sedap. Air seni ketika keluar melewati kulit yang menutupi alat kelamin, maka endapan kotoran sebagian tertahan oleh kulit tersebut. Oleh beberapa penelitian medis membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kalangan yang tidak dikhitan. Begitu juga penderita penyakit berbahaya AIDS, kanker alat kelamin dan bahkan kanker rahim juga lebih banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan Ini juga yang menjadi salah satu alasan non muslim di Eropa dan AS melakukan khitan. 

Mencukur Bulu Kemaluan 


Mencukur bulu kemaluan merupakan hal yang termasuk disunnahkan sebagaimana hal tersebut dinyatakan secara jelas di dalam hadits, seandainya dia mencabutinya atau memendekkannya atau menghilangkannya dengan perontok bulu maka tidak masalah tetapi yang lebih utama adalah mencukurnya. Mencukur bulu kemaluan ini dilakukan sendiri, haram baginya untuk menyuruh orang lain, karena larangan melihat kepada aurat orang lain walaupun sesama jenis, kecuali istri kepada suami dan sebaliknya. Mengenai waktunya, sama dengan memotong kuku, jika dia menundanya maka tidak lebih dari empat puluh hari.


Fakta ilmiah:


Parasit sarcoptes scabei senang hidup di bulu kemaluan, parasit ini dapat menimbulkan infeksi di sekitar kemaluan. 

Mencabut Bulu Ketiak 


Hikmah dari mencabut bulu ketiak ialah kebersihan dan menjaga bau badan, sebab ketiak adalah tempat berkumpulnya keringat, keberadaan rambut di ketiak membantu daerah ini menjadi semakin lembab dan memicu bau badan yang khas. Oleh sebab itu dianjurkan sekali untuk mencabut bulu ketiak tersebut dan untuk melakukannya sebaiknya dilakukan dengan memulainya dari ketiak sebelah kanan.


Fakta ilmiah:


Dengan mencabut bulu ketiak maka akan merusak kelenjar minyak dan keringat di dekat bulu sehingga jumlah minyak dan keringat yang keluar dapat ditekan. Oleh karena itu kuman atau bakteri penyebab bau badan (BB) tidak dapat berkembang. 

Memotong Kuku 


Membiarkan kuku panjang tidak terpotong potong berarti membiarkan bibit-bibit penyakit bersemayam di dalamnya, karena seperti yang kita ketahui bahwa tangan dan kaki di mana kuku berada padanya adalah anggota yang paling rentan dengan kotoran karena kuku adalah anggota yang paling sering digunakan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Perkara ini diakui oleh ilmu kesehatan yang mengajak kepada kebersihan yang merupakan pangkal dari kesehatan, ini sekaligus menunjukkan bahwa Islanm telah menyerukan kepada umatnya dasar-dasar kebersihan jauh sebelum ilmu kesehatan modern.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :