" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 29 Mei 2015

5 strategi kemenangan pejuang Islam


Kemenangan yang diburu tidak mudah untuk dicapai, namun kita tidak boleh putus asa.

Kerja keras dan gigih berusaha adalah ikhtiar yang dituntut sebelum kemenangan dikaruniakan oleh Allah swt. Sebegai sebuah Gerakan Islam, sekurang - kurangnya kita memiliki 5 strategi utama untuk memastikan kemenangan tetap menjadi milik kita.

1. Taqwa. [Taat]

Umar al Khattab rha pernah mengutus surat wasiat kepada Komandan Tentara Islam di Irak yaitu Saad bin Abi Waqqas rha:

(فإني آمرك ومن معك من الأجناد, بتقوى الله على كل حال, فإن تقوى الله أفضل العدة مع العدو, وأقوى المكيدة في الحرب, وآمرك ومن معك أن تكونوا أشد احتراسا من المعاصي منكم من عدوكم, فإن ذنوب الجيش أخوف عليهم من عدوهم, وإنما ينصر المسلمون بمعصية عدوهم لله, ولولا ذلك لم تكن لنا بهم قوة, لأن عددنا ليس كعددهم, ولا عدتنا كعدتهم فإن استوينا في المعصية كان لهم الفضل علينا في القوة

Sesungguhnya aku memerintahkan engkau dan seluruh tentara yang bersamamu agar bertaqwa kepada Allah dalam keadaan apapun. Sesungguhnya Taqwa adalah sebaik - baik persiapan dan strategi yang paling kuat di dalam peperangan. Aku perintahkan engkau dan siapa saja yang bersamamu bahwa kamu harus benar - benar waspada dari maksiat yang tercetus dikalangan kamu jua dari musuh - musuh kamu. Sesungguhnya dosa yang dilakukan oleh tentara lebih ditakuti ke atas mereka dibandingkan musuh - musuh mereka. Sesungguhnya orang - orang Islam diberi kemenangan dengan maksiat yang dilakukan oleh musuh mereka kepada Allah swt. Jika tidak demikian, tidaklah kita memiliki kekuatan untuk mengatasi mereka.

Karena jumlah kita tidaklah sama dibandingkan jumlah jumlah mereka dan persediaan material kita jua tidak lah sama dibandingkan persediaan material yang mereka miliki. Andai kita juga turut melakukan maksiat sebagaimana mereka melakukan maksiat niscaya mereka lebih kuat dan hebat dari kita. Umar al Khattab. Berbasis wasiat Umar al farouk, petugas partai harus memberi perhatian serius agar tidak ada dikalangan kita terjebak atau terjerumus dalam kancah maksiat dan mungkar.

Sebaliknya bertaqwa kepada Allah swt. Melaksanakan apa yang diperintah dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah swt. Maksiat dan mungkar menjadi penghalang utama kemenangan dan kalaupun menang, kita khawatir itu hanyalah kemenangan yang rapuh dan menjadi istidraj [pemberian -kemenangan - yang tidak diridhai oleh Allah swt] Semua petugas partai [pemimpin maupun anggota biasa] sewajarnya meningkatkan hubungan dengan Allah swt dan senantiasa menempatkan diri dalam situasi beribadah kepada Allah swt. Maksud saya, pastikan ada pekerjaan dan tugas yang kita lakukan adalah karena Allah dan ia menjadi ibadah yang saleh walau hanya menempelkan poster dan memasang bendera.

2. Juhud [gigih dan sungguh - sungguh]

Biarpun kita telah di beri kemenangan di beberapa pemilu, tetapi kita tidak bisa puas dan over confident. Karena kemenangan kita sebelumnya dalam pemilu yang pernah kita hadapi, semuanya didahului dengan kerja kuat dan gigih. Tanpa kerja keras kita tidak akan berhasil. Ini kenyataannya!Tidak ada kemenangan yang bisa dicapai hanya dengan menggosok lampu ajaib aladin. Bahkan lampu itu pun tidak ada ditangan kita, apalagi aladin tidak ada dikalangan kita. Ikhtiar adalah satu kewajiban dan kesungguhan adalah satu tuntutan. Jangan ada mereka yang hanya berpangku tangan dan membatu diri menyaksi kebutuhan yang harus diselesai dan disempurnakan. Lebih disayangkan kalau hanya banyak cakap, komplen sana sini dan memperhabiskan biskuit kopi di markaz saja. Saya percaya, jika kita bersungguh - sungguh kita akan menang. من جد وجد

3. Tawakkal. [Tergantung kepada Allah]

Jangan putus harap kepada Allah biarpun kita menghadapi kesulitan dalam perjuangan ini. Sekalipun tantangan yang kita hadapi serta tekanan yang kita alami terlalu getir dan berat, setelah kita kerahkan segala upaya yang kita miliki, kita harus yakin dan sandarkan keputusannya kepada Allah swt.Setelah gigih berdakwah berhadapan dengan 1001 ragam manusia jahiliyyah, Nabi saw pernah bersabda [berdoa]:

اللهم قد بلغت فاشهد -

Ya Allah! sesungguhnya telah aku sampaikan [kebenaran ini] maka saksikanlah! -

4. Munazzamah [sistematis]

Jangan bekerja atau bertugas secara acak atau rambang. Sebaliknya bertindak secara terorganisir dan dipandu perintah serta peraturan yang telah ditetapkan oleh partai. Setiap tindakan harus melalui syura samaada di tingkat UPU, MTD, Area, Negara atau Pusat. Sekalipun kita membawa kebenaran, namun tanpa rencana dan strategi yang terencana pasti saja kita bisa tewas. Inilah yang telah dipertegas oleh Ali Karramallahuwajhah.

الحق بدون النظام يغلبه الباطل بالنظام

Kebenaran yang diperjuangan tanpa sistematikanya akan dikalahkan oleh kebathilan yang dikelola secara sistematis. Aktivitas dan gerakkerja dalam waktu yang terbatas dan kemampuan keuangan yang terbatas ini harus di pastikan bahwa kita tidak membuang waktu dan tenaga dengan kegiatan yang tidak tepat sasaran atau gerakkerja yang tidak membawa keuntungan besar bagi perjuangan.

5. Istiaanah bissobri was solah. [Mohon pertolongan dengan sabar dan doa] Kemenangan yang kita dambakan ini adalah dari Allah, justru itu kepada kita wajib memohon kemenangan ini. Allah mengajarkan kita agar memohon pertolongan dengan sabar dan shalat. Sabar Sabar adalah kunci keberhasilan dan kemenangan. Tapi banyak yang salah paham dengan menganggap sabar sebagai kalah dan penakut. Bukankah kita ingin Allah bersama kita dalam perjuangan ini? maka Allah telah berfirman:

إن الله مع الصابرين -

Sesungguhnya Allah bersama dengan orang - orang yang sabar. Sabar dalam tindakan agar tidak gopoh dan melenceng dari tujuan asal perjuangan kita. Sabar dalam gerakkerja dan tugas. Jangan mengeluh dan mempertanyakan perintah.

Sabar, agar diri tidak terpengaruh dengan provokasi musuh sabar dari panahan fitnah perjuangan yang mungkin dari godaan manusia dan harta sabar, moga tidak terlalu excited dengan sorakan ramai dan teriakan pendukung yang banyak sabar dari terjebak dan terjerumus ke dalam lembah maksiat dan mungkar sabar menerima arahan pimpinan biarpun berat dan sulit untuk dilaksanakan Sabar dengan karenah ahli yang beragam Sabar jua dengan karenah pimpinan Sabar untuk bertahan dengan akhlak mulia sekalipun menghadapi penghinaan musuh dan 1001 situasi yang membutuhkan kita sabar.

Namun bukanlah makna sabar sehingga memungkinkan musuh menginjak kepala kita. Sabda Rasulullah saw yang artinya: Wahai manusia! Jangan sekali - kali kamu bercita - cita menemukan musuh sebaliknya mohonlah kesejahteraan dari Allah swt.

Andai bertemu jua dengan musuh, bersabarlah! Namun, ketahuilah bahwa sesungguhnya surga itu berada di bawah kilatan mata pedang. Solat Membawa maksud munajat dengan memanjatkan doa kepada Allah agar Allah memberikan kekuatan kepada kita serta kemenangan yang telah dijanjikan.Sementara itu, agar Allah melimpahkan petunjukNya kepada rakyat atau pemilih dan melembutkan hati mereka untuk menerima pesan perjuangan kita.

Siang kita mengurus organisasi, mengatur strategi dan menggerakkan mesin serta material untuk memburu kemenangan, sementara sebelah malamnya pula kita bersimpuh menghadap Allah penuh khusyu 'memohon petunjuk dan kekuatan diri serta memohon nusrah dan maunah buat perjuangan suci ini.