Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016
" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU, JANGAN LUPA KLIK LIKED ATAU DISUKAI, GAMBAR FACEBOOK DITENGAH HALAMAN MELAYANG, SEBENTAR LAGI AKAN MUNCUL "

Sabtu, 27 Mei 2017

Realisasi #Gerakan saber donatur dan sebar takjil ramadhan 1438 H - 2017 M untuk ahli surga

I REALLY LIKE THIS LINK









Ramadhan hari pertama 27/05/2017 Masjid Al Falah Surabaya 50 bungkus nasi/takjil








Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Rabu, 24 Mei 2017

IPAR (ISTRI SAUDARA, ISTRI PAMAN, ISTRI PONAKAN) ADALAH MAUT / KEMATIAN


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إيَّاكُمْ والدخول على النساءِ فقالَ رجلٌ منَ الأنصار يا رسولَ الله أفرأيتَ الْحَمُو قالَ الْحَمُو الموت

⛔ “Janganlah kalian memasuki tempat para wanita. Maka berkata seorang lelaki dari kaum Anshar: Wahai Rasulullah, bagaimana dengan ipar? Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berkata: Ipar adalah kematian.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu’anhu]

📋 MAKNA “IPAR ADALAH KEMATIAN”

➡ Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata,

المعنى أن خلوة الرجل بامرأة أخيه أو بن أخيه تنزل منزلة الموت والعرب تصف الشيء المكروه بالموت

“Maknanya adalah seorang laki-laki yang berdua-duaan dengan istri saudaranya atau istri ponakannya sama seperti kematian (yang tidak disukai), dan kebiasaan orang Arab mensifatkan sesuatu yang tidak disukai dengan kematian.” [Fathul Baari, 9/332]

➡ Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,

وإنما المراد أن الخلوة بقريب الزوج أكثر من الخلوة بغيره والشر يتوقع منه أكثر من غيره والفتنة به أمكن لتمكنه من الوصول إلى المرأة والخلوة بها من غير نكير عليه بخلاف الأجنبي

“Maknanya adalah berdua-duaan dengan kerabat suami lebih berbahaya dibanding dengan selainnya, demikian pula kejelekan dan fitnah (godaan yang menjerumuskan kepada zina) dengan ipar lebih besar, karena (umumnya) sangat memungkinkan untuk berhubungan dan berdua-duaan dengannya tanpa mendapat teguran, berbeda dengan wanita lain (yang umumnya mendapat teguran orang).” [Fathul Baari, 9/332]

➡ Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata,

قيل المراد أن الخلوة بالحمو قد تؤدي إلى هلاك الدين أن وقعت المعصية أو إلى الموت أن وقعت المعصية ووجب الرجم أو إلى هلاك المرأة بفراق زوجها إذا حملته الغيرة على تطليقها أشار إلى ذلك كله القرطبي

“Dikatakan bahwa berdua-duaan bersama ipar (adalah maut) maksudnya dapat mengantarkan kepada kebinasaan agama seseorang apabila terjadi kemaksiatan, atau mengantarkan kepada kematian apabila terjadi kemaksiatan (zina) dan wajib untuk dirajam (dilempari batu sampai mati dengan perintah penguasa), atau mengantarkan kepada kehancuran wanita tersebut karena bercerai dengan suaminya apabila suaminya cemburu sehingga menceraikan istrinya itu, semua makna ini diisyaratkan oleh Al-Qurthubi.” [Fathul Baari, 9/332]

➡ Al-Imam Al-Qusyairi rahimahullah berkata,

كأنه يقال : من قصد ذلك فليكن الموت في دخوله عوضا من دخول الحمو الذي قصد دخوله ، ويجوز أن يكون شبه الحمو بالموت ، باعتبار كراهته لدخوله ، وشبه ذلك بكراهة دخول الموت

“Seakan dikatakan: Barangsiapa yang sengaja melakukan hal itu maka lebih baik mati daripada berdua-duaan dengan ipar. Bisa juga maknanya adalah diserupakannya ipar dengan kematian, dari sisi tidak disukainya berdua-duaan dengannya, maka sebagaimana kematian itu tidak disukai demikian pula berdua-duaan dengan ipar tidak dibolehkan.” [Ihkaamul Ahkaam, hal. 398]

📝 #BEBERAPA_PELAJARAN:

1) Al-Hamwu ‘ipar’ yang dimaksud di sini adalah kerabat suami yang tidak termasuk mahram bagi istri, tidak terbatas saudara (adik atau kakak laki-laki suami) tapi seluruh kerabatnya yang bukan mahram seperti pamannya, sepupunya dan lain-lain. Adapun mahram istri dari kerabat suami adalah seperti bapak mertua dan seterusnya ke atas, anak suami (anak tiri) dan seterusnya ke bawah (lihat Fathul Baari, 9/331).

2) Larangan keras memasuki ruangan atau tempat para wanita, dan keharusan adanya hijab antara ruangan laki-laki dan wanita yang bukan mahram, apakah di rumah, sekolah, tempat kerja dan lain-lain.

3) Dalam hadits yang mulia ini disebutkan larangan memasuki ruangan atau tempat wanita, dan apabila disertai khalwat (berdua-duaan) tentu lebih terlarang lagi (lihat Fathul Baari, 9/331).

4) Peringatan keras untuk menjauhi perbuatan maksiat terutama dosa-dosa besar seperti zina karena akibatnya yang sangat berbahaya sehingga diserupakan dengan bahaya kematian.

5) Dosa zina orang yang sudah pernah menikah lebih besar daripada yang belum pernah menikah, makanya hukuman untuk pelakunya di dunia dibedakan.

6) Perhatian Islam yang sangat besar untuk menjaga keselamatan masyarakat dari kerusakan-kerusakan moral.

7) Haramnya melakukan hal-hal yang bisa mengantarkan kepada zina maupun maksiat yang lainnya.

8) Demi untuk menjaga dan menutup pintu zina, dahulu Amirul Mukminin Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu melarang seorang bujangan tinggal bersama orang-orang yang sudah menikah, demikian sebaliknya orang yang sudah menikah tidak boleh tinggal bersama para bujangan, dan inilah yang diamalkan kaum Muhajirin ketika datang ke Madinah di masa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam (lihat Taysirul ‘Allam, 2/72).

9) Mahram bagi seorang wanita adalah yang diharamkan untuk dinikahi selama-lamanya, inilah mahram yang boleh menemani dalam safar, baik safar mubah maupun ibadah seperti untuk haji dan umroh, yang boleh berjabat tangan dan melihat perhiasan seorang wanita. Adapun ipar hanyalah diharamkan untuk dinikahi sementara waktu saja, jadi ipar bukan mahram yang dibolehkan menemani safar seorang wanita, tidak boleh pula berjabat tangan dengannya dan melihat perhiasannya, apalagi yang tidak punya hubungan mahram sama sekali.

10) Keindahan dan kemuliaan syari’at yang berasal dari Rabbul ‘aalaamiin yang Maha Mengetahui lagi Maha Hikmah, syari'at yang mengarahkan kepada kemaslahatan dan kebaikan, serta melarang, mencegah dan menutup pintu-pintu kejelekan dan kemudaratan.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Tak lama lagi tamu istimewa segera datang di rumah kita

I REALLY LIKE THIS LINK






Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Tentang puasa

I REALLY LIKE THIS LINK



Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."


Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



AWAS PENCURI BULAN RAMADHAN!




“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)



Awas Pencuri Bulan Ramadhan!

Televisi
Ini merupakan pencuri yang berbahaya, yang bisa merusak puasa orang-orang dan mengurangi pahala mereka berupa film sinetron dan iklan murahan.

Pasar
Juga merupakan pencuri spesial dalam menghabiskan uang dan waktu tanpa batas. Maka tentukan belanjaanmu begitu pergi kepasar.

Begadang 
Pencuri yang mengambil waktu yang paling berharga, pencuri yang mengambil sholat tahajjud dari seorang hamba di sepertiga malam terakhir, dan mencuri kesempatan untuk istighfar serta taubat.

Dapur
Merupakan pencuri yang banyak mengambil waktu yang panjang untuk membuat beragam jenis masakan berupa makanan dan minuman, hampir-hampir semuanya tidaklah lewat dimulut kecuali sejenak saja.

Handphone
Sebagian orang hanya sekedar menjawab panggilan masuk, ia pun diserang dengan dosa berupa ghibah, namimah, dusta, memuji diri atau orang lain, membeberkan rahasia, berdebat tanpa ilmu, ikut campur urusan orang, dan sebagainya dari kesalahan-kesalahan mulut yang banyak yang juga merupakan majelis yang kosong dari dzikir.

Kikir
Sedekah akan melindungimu dari neraka, dan sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadhon, maka bersedekahlah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

Majelis yang kosong dari mengingat Allah
Pencuri ini adalah yg mempersiapkan bagimu penyesalan di hari kiamat.
-semoga Allah melindungi-
Dan “at tirah” adalah penyesalan.
Maka lakukanlah amalan sesuai yang Allah perintahkan.
“Ingatlah Allah baik berdiri, duduk atau berbaring”

Adapun pencuri besar adalah FACEBOOK atau WHATSAPP apabila tidak digunakan dengan benar dalam kebaikan dalam menyambut tamu yang berharga ini (Ramadhan).

Aku wasiatkan diriku dan kelalaian untuk bersiap-siap menyambut bulan mulia ini; kalaulah Anda mendapatinya pada tahun ini, maka belum tentu kamu dapatkan pada tahun yang akan datang.

*Diary IHBS, ustadz Zainal Abidin, Lc.

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :