" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 16 Mei 2019

TERNYATA MEMBACA AL-QUR'AN SETELAH MAGHRIB & SUBUH DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK SAMPAI 80%

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!





*Tambah Ilmu di Bulan Ramadhan*
                       
*TERNYATA MEMBACA AL-QUR'AN SETELAH MAGHRIB & SUBUH DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK SAMPAI 80%*

 TOLONG DI SHARE YA SOBAT

Media Informasi Islam - Inilah kedahsyatan dan manfaat dibalik doa dan membaca Al-Qur'an setelah maghrib dan subuh. Subhanallah semoga setelah membaca artikel ini kita bisa meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aamiin. Tahukah Anda? Ternyata Membaca Al-Qur'an Sesudah Maghrib & Subuh Itu Manfaatnya Luar Umum, Menurut hasil penelitian, ternyata membaca Al-Qur’an setelah waktu sholat Maghrib dan Subuh itu dapat tingkatkan kecerdasan otak hingga 80 %. Hal ini karena disana ada perubahan dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari.

Diluar itu, ada tiga kesibukan sekaligus, yaitu membaca, melihat dan mendengar. Ada banyak hal yang dapat mengakibatkan seseorang itu kuat ingatan atau hafalannya, salah satunya :

*Menyedikitkan makan*
Membiasakan melakukan beribadah shalat malam
Dan membaca Al-Qur’an sambil saksikan pada mushaf
Tidak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan pada daya ingat manusia, dan juga berikan ketenangan pada seseorang kecuali membaca dengan Kitab Suci Al-Qur’an. Diluar itu, membaca Al-Qur’an juga menghadirkan pahala dari Allah SWT.

Dokter ahli jiwa, Dr. Al Qadhi melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat (AS) sukses menunjukkan bila hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, jadi seorang Muslim itu, baik mereka yang dapat berbahasa Arab maupun bukan, bisa rasakan perubahan sebagaimana berikut :

*Fisiologis yang begitu besar* Penurunan depresi, kesedihan Mencegah berbagai jenis penyakit yaitu pengaruh umum yg dirasa beberapa orang yang menjadi objek penelitiannya

Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit pada aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bila membaca Al-Qur’an punya pengaruh besar hingga 97 % dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang di sampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984 dijelaskan, Al-Qur’an dapat dibuktikan bisa menghadirkan ketenangan hingga 97 % buat mereka yang mendengarkannya. Masya Allah…

Untuk itu, mari saat ini kita mulai menyempatkan diri kita sebagian menit dari 24 jam di hari kita, yang didapatkan oleh Allah SWT untuk membaca, merenungi, mentadaburi, mengerti serta melaksanakan/ mengamalkan isi yang ada didalam Kitab Suci Al-Qur’an.

Semoga Bermanfaat..dan niat kita Amalkan dan sampaikan kepada saudara kita ya biar sampai ke Akhaerat ! 
Aamiin YRA...
[4/11 3.17 AM] M. Rusli Abdillah kpmkb: *AKIBAT MEMBACA ALQURAN TERUS MENERUS*

*Berkata Abdul Malik bin Umair:*

*"Satu-satunya Manusia yang Tidak Tua*[ awet muda dan tidak pelupa  adalah orang yang selalu membaca Al-Quran".

*"Manusia yang Paling Jernih Akalnya* adalah para pembaca Al-Quran".

*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca *Al-Quran*,  maka Allah akan menjadikan *Ingatannya Segar* meskipun Umurnya telah mencapai 100 tahun".

*Imam Besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahullah.*

"Perbanyaklah membaca *Al-Quran* jangan pernah kau Tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu Inginkan akan dlMudahkan Setara dengan yang kamu baca".

*Berkata Ibnu Solah :*

"Bahwasanya para Malaikat Tidak Diberi Keutama'an untuk membaca *Al-Quran*,  maka oleh karena itu para Malaikat Bersemangat untuk selalu Mendengar saja dari Bacaan Manusia".

*Berkata Abu Zanad :*

"Di tengah malam,  aku keluar menuju Masjid Rasulullah SAW. sungguh tidak ada satu Rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang Membaca *Al-Quran".*

*Berkata sebagian ahli tafsir :*

"Manakala kita menyibukkan diri dengan *Al-Quran* maka kita akan Dibanjiri oleh sejuta Keberkahan dan Kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada *Allah* agar memberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca *Al-Quran* dan mengamalkan kandungannya". 

Bila anda Cinta pada *Al-Quran* maka sebarkanlah. Demi *Allah,* sekian banyak orang yang membaca *Al-Quran* maka pahala akan mengalir pada anda.

*JADIKAN ALQURAN TEMAN DI DUNIA DAN  PENOLONG DI AKHERAT*

Aamiin yaa robbal alaamiin...silakan di bagikan.semoga bermanfaat.Aamiin.

Semoga yg membagikan ini di lancarkan rezekinya aamiin.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :


alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)






TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Rabu, 15 Mei 2019

Pesan Imam al-Ghazali tentang Tiga Macam Kesabaran

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Saat kita ditimpa musibah, lalu hati ikhlas menerimanya, tanpa ada sumpah serapah yang mengiringi, itulah sabar. Sabar adalah hati tetap sejuk walau di bawah terik matahari dan di tengah hamparan gurun. Sabar adalah kunci hidup tenang dan aman. Tenang dalam menyikapi ujian. Aman dari bisikan-bisikan menyesatkan saat menjalani ujian. Jangankan sesama manusia, Allah Swt. pun jatuh cinta pada orang yang memiliki kesabaran. Allah Swt. berfirman:
 وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْن
Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. (Qs. Ali Imron (3) : 146)
Kalau Allah Swt. sudah mencintai seorang hamba karena kesabaran, maka semakin terbuka pintu kebahagiaan untuk hamba tersebut yang diberikan oleh-Nya. Allah Swt. berfirman:
 وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar (Qs. Al-Baqoroh (2) : 155)
Dalam Tafsir Jalalain, Kabar gembira yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah surga (Juz 1. hal. 22). Dalam artian surga adalah balasan bagi mereka yang bersabar saat diuji oleh Allah Swt. di dunia. Surga (rumah kebahagian) yang menjadi dambaan semua umat manusia dari sejak Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad saw.
Ibarat jamu, kesabaran itu pahit rasanya saat baru mencicipi. Namun, lama kelamaan ia akan berbuah manis. Artinya, jamu pahitnya hanya terasa di mulut, sedang manisnya menjalar ke seluruh tubuh. Begitu juga dengan sifat sabar, ia akan terasa sangat pahit di awal cerita, namun manis di akhir jua. Sungguh beruntung orang-orang yang bisa menahan gejolak jiwanya dan bersabar dalam setiap takdir yang menimpa.
Sabar tidak melulu berhubungan dengan ujian atau musibah. Sabar bisa berkaitan dengan ibadah yang dilakukan atau maksiat yang ditinggalkan. Imam Ghazali dalam kitabnya, Mukasyafatul Qulub, hal. 10, ia menyebutkan bahwa,
والصبر على اوجه صبر على طاعة الله وصبر على محارمه وصبر على المصيبة
Washshobru ala aujuhin shobrun ‘ala tho’atillahi washobrun ‘ala maharimihi washobrun ‘alal mushibati.
Sabar terdiri dari beberapa bagian, yaitu (1) sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, (2) sabar dalam menjahui larangan-larangan Allah,  (3) sabar dalam menerima musibah.
Pertama, kesabaran dalam menjalani ketaatan. Salat lima waktu terus tiap hari dikerjakan tanpa ada rasa mengeluh sedikitpun. Sesibuk apapun tetap mengerjakannya. Sesakit apapun penyakit yang diderita, selama akal masih berfungsi, salat tetap menjadi kewajiban. Saat bulan puasa, selama sebulan penuh bersabar menahan segala ujian lapar dan dahaga di siang hari. Dalam hal ibadah, semua dilakukan dengan senang hati tanpa ada rasa capek yang menghampiri. Jika kita mampu bersabar dalam beribadah, maka Allah Swt. akan mengaruniai kita dengan 300 derajat. Tiap-tiap derajat seperti sesuatu yang ada di antara langit dan bumi.
Kedua, sabar menjauhi larangan. Hati mungkin tergoda untuk mabuk-mabukan, namun kita tahan. Perasaan ingin selingkuh dari keluarga, namun hati melarang sehingga mengurungkannya. Sungguh, ada keinginan untuk melanggar larangan-larangan yang sudah digariskan agama, hanya saja kita dituntut untuk bersabar pada semua itu. Karena balasannya bagi mereka yang bersabar atas kemaksiatan, di akhirat kelak akan dianugerahi 600 derajat yang tiap derajatnya seperti sesuatu yang ada di antara langit ketujuh dan bumi.
Ketiga, sabar menerima ujian. Ujian dari Allah Swt. tetap harus disikapi dengan sabar. Hati harus qonaah(menerima) ujian tersebut. Yakinlah, ujian yang diberikan pada makhluk sudah disesuaikan dengan kadar kemampuan yang dimiliki. Tidak mungkin Allah Swt. menguji hamba-Nya melebihi batas keimanan yang dimiliki. Tiap-tiap hamba tingkat keimanannya tidak sama sehingga tingkat ujiannnya juga berbeda. Semakin tinggi keimanan yang dimiliki, maka semakin tinggi pula ujian yang akan diberikan. Ketika kita mampu mengelola kesabaran saat diberi ujian, maka Allah Swt. akan memberikan 700 derajat di surga nanti yang tiap-tiap derajat seperti sesuatu yang ada di antara arsy dan bumi.
Allah Ta’ala A’lam.
Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Minggu, 07 April 2019

Kisah Muslim di Islandia, Puasa hingga 22 Jam Sehari

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!







Mulai puasa pukul 02:00 dini hari, muslim di Islandia berpuasa hingga waktu berbuka antara 21:30 atau 23:30. Rentang waktu berbuka dan imsak hanya 3-4 jam. (Foto: Wikimedia Commons/Andreas Tille)
Berbeda dengan muslim di Indonesia yang puasa 12 jam sehari, muslim di Islandia mesti berpuasa hingga 22 jam sehari.


Dengan waktu imsak antara pukul 02:00 atau 03:00, mereka berbuka pukul 21:30 atau 23:30. Masyarakat muslim di negara di sebelah barat laut Eropa itu kemudian terbagi dua, ada yang berpuasa 18-19 jam sehari (pukul 03:00 hingga 21:00), ada juga yang berpuasa 21-22 jam sehari (02:00 hingga 23:30). Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan musim dan terbit terbenamnya matahari.


Muhamad Aufaristama, mahasiswa PhD Indonesia yang berkuliah di University of Iceland adalah salah satu yang merasakannya. Ia menuturkan dirinya berpuasa kurang lebih 22 jam sehari.


"Puasa 22 jam terasa banget kalau kita libur nggak ada kegiatan, tapi kalau kita banyak berkegiatan outdor atau habiskan waktu di luar insya Allah nggak berasa, karena disini cuacanya meski di luar ruang tak berasa panas jadi tak gampang haus," ungkapnya saat dihubungi via pesan instan, pada Selasa (30/5).


Aufar menambahkan, matahari bahkan ada sampai "malam", jadi kadang ia tidak berasa waktu sudah berpindah sudah malam hari. "Nah ini buat kita semangat beraktivitas di luar," tambah dia.


Di Islandia, kata dia, masyarakat muslim terbagi atas dua. Pertama yang mengikuti waktu sesuai posisi matahari di negara tersebut (walaupun matahari tidak pernah terbenam) yaitu sekitar 21-22 jam durasinya. Kedua, mengikuti negara Eropa terdekat seperti Inggris, jadi sekitar 19 jam durasinya.


Dibandingkan dengan Indonesia, Aufar menilai perbedaannya tidak hanya durasi puasa, tapi juga dari pilihan makanan berbuka. Di sana, kata dia, puasa seperti hari-hari biasa tanpa ada menu khusus di restoran.


"Kita nggak akan bisa berbuka puasa di luar (restoran) mengingat jam tutup antara 21:00-22:00, sedangkan berbuka puasa disini jam 21:30-23.30 (tergantung ikut yang mana)," ujarnya.


Bagaimana dengan menu sahur dan berbuka? Aufar mengatakan hampir tak jauh beda.


"Untuk saya pribadi nggak ada perbedaan konsumsi saur dan buka puasa karena disini waktu berbuka puasa dan saur bisa berdempetan 2-4 jam, jadi biar efisien menu sama atau disekaliguskan berbuka dan sahur," katanya.



Untuk rentang waktu yang hanya empat jam itu, Aufar biasanya memilih untuk istirahat tidur atau mengerjakan paper sembari menunggu sampai sahur.


"Untuk orang yang rumahnya berdekatan dengan masjid di Islandia atau punya kendaraan pribadi biasanya sholat tarawih di masjid sambil menunggu sahur," ujarnya.


Sementara, kalau yang jarak imsak dan bukanya hanya dua jam, biasanya orang menunggunya sambil trawih atau digabung buka puasa dan sahur.


"Di sini nggak ada waktu imsak, jadi imsak dan subuh bareng jadi penanda masuk puasa saat subuh," ujarnya.


Ikut imsakiyah masjid


Dihubungi terpisah, Dyah Anggraini, ketua perkumpulan komunitas Indonesia di Islandia juga menuturkan kisah yang tak jauh beda.


"Karena sekarang mendekati musim panas, waktu antara matahari terbit hingga tenggelam memang sekitar 20-22 jam. Jadi, bila kita mengikuti jadwal imsakiyah masjid di sini, puasa hari Selasa ini mulai dari jam 2.30 hingga jam 23.25," ujarnya.


Namun, kata dia, tidak semua orang mengikuti jadwal imsakiyah tersebut. Ada juga beberapa orang yang mengikuti jadwal di Makkah, misalnya.


"Waktu puasa di Makkah sekarang sekitar dari jam 04.00 sampai jam 19:00, jadi orang-orang yang mengikuti jadwal Makkah, ya puasanya seperti itu."


Dyah sendiri mengaku tidak puasa hingga 22 jam sehari. Ia lebih memilih ikut jam puasa mengacu pada London, puasa dari pukul 03:00 hingga 21:00.


"Bedanya puasa di sini, karena nggak panas, jadi lebih pada tahan hausnya, di samping itu, nggak ada godaan warung atau tukang makanan lewat," tuturnya lugas. (rah)


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)






TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :